PESAN DARI ADMIN

BLOG INI MENYEDIAKAN SPACE BAGI YANG MAU MEMASANG IKLANNYA DISINI. EMAIL DAFTAR PERMOHONAN ANDA, KE : mr_smile333@yahoo.com

DAN DAPATKAN HARGA SPESIAL BAGI PEMASANG IKLAN, KARENA UANG YANG DIDAPAT DARI IKLAN AKAN DISUMBANGKAN KE SEMUA ANAK-ANAK YANG MEMBUTUHKAN SEHINGGA TIDAK PUTUS SEKOLAH...

(T)UHAN DAN SOSIAL MEDIA

Sejak kapan Tuhan, atau apapun orang menyebutnya memiliki ponsel BB?
Sejak kapan Tuhan memberitahukan Pin BB Nya kepada semua manusia munafik di muka bumi ini?
Sejak kapan Tuhan membaca setiap status yang ada di BBM para manusia munafik di muka bumi ini?
Sejak kapan semuanya itu terjadi?
Dan sejak kapan Tuhan bermain internet?
Punya akun twitter, instagram, ataupun facebook?
Sungguh mengenaskan.
Perbuatan manusia yang munafik, bodoh dan dungu jaman sekarang.
Perlukah bercakap - cakap dengan Tuhan melalui media elektronik, melalui jejaring sosial?
Dengan tujuan apakah semuanya itu dilakukan?
Apakah ingin menarik perhatian dan rasa simpati dari yang membacanya?
Lagi - lagi hal tersebut adalah hal yang sangat menyedihkan dan mengenaskan.

Hal diatas bukan saja terjadi pada orang yang memang bodoh, narsis, dan munafik. Yang amat sangat disayangkan bahkan terjadi pada para tokoh di Republik ini. Negara Republik MIMPI!
Jika seorang mantan petinggi yang pernah menjadi orang terpandang di negeri ini juga melakukan hal bodoh di atas, apa lagi yang mau dikata? Bagaimana dengan rakyat jelata?

Status yang berbau Tuhan, yang bercurhat kepada Tuhan, meme dengan ungkapan perasaan kepada Tuhan, tentu saja sebuah perlakuan yang menyedihkan lagi mengenaskan. Apakah manusia jaman sekarang tak tahu malu atau memang sudah hilang kemaluannya?
Sudah hilang akal sehatnya, dan sudah hilang ketulusan hatinya, sampai berdoa kepada Tuhan pun ingin diketahui orang lain, ingin ditunjukkan kepada orang lain. Apalagi berdoa lewat status!

Bagaimana caranya berkomunikasi dengan Tuhan?
Jawaban manusia munafik adalah tentu saja dengan mengupdate status di BB, membuat meme, ataupun mengupdate status di jejaring sosialnya di media elektronik lainnya.
Dan bagaimana cara berkomunikasi dengan Tuhan yang sesungguhnya?
Tentu saja dengan masuk ke dalam kamarmu, bersimpuh di atas lututmu, ataupun di rumah ibadat masing – masing sesuai dengan kepercayaannya masing – masing, karena dari tempat yang tersembunyi ataupun dari tempat ibadah itulah Tuhan akan menjawab, dan mendengar semua doa kita, atau mendengar semua curhat kita.

Bukankah Tuhan tidak pernah tidur?
Bukankah Tuhan tidak tuli?
Bukankah Tuhan tidak bodoh?
Bukankah Tuhan Maha Tahu?

Jadi untuk apa mengupdate status?
Jadi untuk apa berteriak?
Jadi untuk apa menjadi manusia munafik dan membodohi Tuhan?
Jadi untuk apa semua itu dilakukan? Apakah disangkanya Tuhan Tidak Maha Tahu?
Atau hanya untuk menunjukkan kebodohan dan mengatakan kepada orang lain bahwa kita adalah orang terbodoh dan termunafik di dunia ini? Untuk menunjukkan kesalehan? Untuk menunjukkan kuatnya keagaamaan seseorang?

O mama, O papa…sungguh, sangat mengenaskan, menyedihkan, menjijikan.

Apakah anda termasuk ke dalam kumpulan orang bodoh di atas? Jika ya, segeralah sadar, dan hindarilah perbuatan bodoh yang menjadikan dirimu pantas disebut SONTOLOYO.

Terkecuali jika membuat status yang menyatakan kebesaran Tuhan agar diketahui oleh orang lain, itu baik. Atau membuat meme untuk menginspirasi iman seseorang, itu keren. Atau untuk membangkitkan semangat kecintaan kepada Tuhan, saling mengingatkan, itu luarbiasa. Sebagai contoh jika kita mengatakan Tuhan itu baik, Tuhan itu maha besar, Tuhan itu maha kuasa. Semua hal tersebut mengajak agar yang lain juga memuji Tuhan. Memuliakan Tuhan, ataupun menyemangati orang lain untuk bersyukur atas kebesaran, kemurahan Tuhan. Mengajak orang lain untuk beribadah, seperti berkata dalam status, sudahkah anda berdoa hari ini? Itu lain masalah, dan hal tersebut adalah suatu tindakan yang menggugah semangat orang lain untuk intim dengan Tuhannya masing-masing. Baik, dan tidak salah sama sekali. Namun jika berkata - kata dengan Tuhan dengan sebuah kalimat status untuk akun di jejaring sosialnya, seperti ungkapan berikut ini : Ya Tuhan berikanlah kemudahan dan kelancaran. Ya Tuhan, berilah hambaMu ini rejeki. Ya Tuhan. Lindungilah hambaMu hari ini, atau kalimat – kalimat lainnya yang langsung tertuju kepada Tuhan, hahaha….itu namanya mengenaskan, dan layak disebut manusia sontoloyo!

Cukup sudah kemunafikan terjadi di negeri ini, dilakukan oleh para pejabat, selebritis, para tokoh negeri,kenapa sebagai rakyat kita juga menjadi ikut-ikutan latah untuk menjadi manusia munafik?

STOP! CUKUP SUDAH!
JADILAH PANDAI!
JADILAH DEWASA!
DAN JADILAH BIJAK!


By smile
01 MARET 2015

ACARA SUPRANATURAL SAMPAH





Apakah keimanan dan apakah kepercayaan itu? Kedua kata di atas nampaknya hampir sama, walaupun sebenarnya sangat berbeda artinya.Kedua hal tersebut harus ditunjang dengan akal budi yang sehat dari seorang manusia. Tuhan membedakan semua makhluk ciptaanNya dengan manusia adalah dengan akal budi. Manusia memiliki akal budi, sedangkan ciptaan lainnya tidak. Keimanan adalah suatu bentuk kepercayaan manusia kepada Tuhannya, sekalipun jelas Tuhan tak dapat dilihat. Sedangkan sebuah kepercayaan tidak melulu disangkut pautkan dengan Tuhan semata. Percaya terhadap manusia, percaya teradap suatu hal gaib yang diluar akal budi manusia, ataupun percaya terhadap suatu hal yang sebenarnya tidak patut untuk dipercayai sama sekali.

Jadi keimanan dan kepercayaan mempunyai arti ang berbeda namun kadang berkaitan.

Mempercayai tentang hal-hal yang berbau gaib, jika tidak sesuai dengan ajaran kitab suci adalah suatu kemusyrikan. Mempercayai seseorang dengan semua aktivitas gaibnya yang tidak bisa diuji dengan akal budi adalah perbuatan bodoh. Menguji keberadaan makhluk gaib pun dengan semua melankolis drama adegannya adalah suatu hal yang bisa disebut sandiwara, dan semata-mata bisa dikatakan hanya hiburan belaka.

Pernahkah anda menyaksikan  acara pemanggilan arwah, atau acara menguji nyali pesertanya dengan memanggil atau ingin menyaksikan keberadaan dari makhluk gaib? Lalu apakah apakah makhluk gaib itu? Mereka tentu saja bukan makhluk hidup seperti manusia, hewan dan tumbuhan. Mereka diluar dari ketiga ciptaan tersebut yang biasanya disebut dengan istilah malaikat, jin, setan, dan juga iblis.

Apakah mereka benar- benar ada? Mereka ada, jika kita percaya akan adanya Tuhan. Namun mereka tidak ada jika kita tidak percaya dengan adanya Tuhan. Lalu apakah yang dilakukan segelintir manusia dalam tayangan dilayar kaca itu benar adanya? (Memanggil arwah, melihat penampakan, dsb)

Mari kita cermati bersama - sama. Sebagai manusia yang diberi akal budi oleh Tuhan, tentunya kita harus mengetahui dan mengujinya sendiri tanpa dengan mudah percaya begitu saja terhadap praktisi supranatural yang mengatakan suatu hal ada namun sebenarnya tidak ada. Suatu hal yang tidak gaib namun disebut sebagai suatu kegaiban. Kita tidak boleh percaya begitu saja tanpa mengujinya terlebih dahulu. Jika kita merasa makhluk mulia, yang diberi akal budi oleh Tuhan, maka sudah sepantasnya kita bisa mengujinya sebelum mempercayainya.

Prosesi pemanggilan arwah, atau masuknya suatu arwah atau roh jahat ke dalam suatu benda tidak dengan begitu saja harus kita percayai. Arwah jahat, roh jahat, jin dan sejenisnya hanya bisa merasuk ke dalam tubuh manusia, tidak bisa merasuk kepada suatu benda, sekalipun benda itu dikeramatkan. Benda mati selamanya adalah benda mati, yang tidak bisa bergerak jika tidak digerakkan oleh tangan manusia. Mereka akan tetap membisu karena mereka tidak akan pernah berkata-kata. Mereka tidak akan memiliki nyawa karena mereka adalah benda mati. Namun apakah benar mereka bisa merasuk? Dan kenapa saya jadi nampak tidak konsisten dengan kepercayaan saya, yang jelas-jelas tidak dengan mudah mempercayai prosesi tersebut?

Saya mempercayai akan keberadaan dari makhluk halus, yang dalam duna ini disebut dengan istilah malaikat, jin, setan atau iblis. Namun saya tidak mempercayai seperti apa yang ditayangkan di acara-acara pada layar kaca kita. Mereka hanya bersandiwara. Mereka hanya melakukan kebohongan. Mereka tidak bisa membuktikan secara nyata. Lalu apa yang mereka lakukan? Mereka hanya mengarang cerita, menekankan sebuah sugesti untuk kita percayai. Mereka adalah para pemain drama semata!

Beberapa waktu lalu, seorang magician Indonesia yang dulu sangat saya kagumi selain dari Master Deddy Corbuzier, melakukan sebuah pertunjukkan yang katanya bahwa roh /  arwah beliau bisa keluar dari tubuhnya untuk menebak tulisan apakah yang ada di dalam amplop beberapa penonton. Dengan sekonyong - konyong, beliau seperti mati sesaat karena arwahnya meninggalkan raganya.

Tahukah anda, apa namanya jika arwah keluar dari raga? Tak lain yaitu MATI. Siapakah yang punya kuasa untuk mencabut roh manusia keluar dari tubuhnya? Tentu saja Tuhan Yang Maha Esa. Jika dalam adegan itu, magician tersebut bisa mengeluarkan rohnya sendiri dari tubuhnya, bukankah beliau menyamai kehebatan dari Tuhan? Yang mempunyai kuasa untuk mencabut nyawa manusia?
Apakah dengan serta merta anda percaya apa yang dilakukannya?

Hanya orang bodoh lah yang percaya begitu saja, dengan kebohongan murahan yang dilakukan oleh magician tersebut. Tanpa mengurangi rasa hormat, Magician seperti itu sudah seharusnya tidak menjadi seorang magician lagi, tetapi lebih tepat untuk menjadi seorang dukun cabul!

Dengan begitu enak dan mudahnya roh beliau bisa masuk keluar tubuh seenak jidatnya. Sampai kuda gigit jaripun ilmu itu tidak bisa dipelajari, karena memang tidak ada. Itu hanya sebuah trik sulap yang dibalut dengan sandiwara. Jika ada penonton yang percaya, sungguh mengenaskan, bukan suatu kesempurnaan.

Sekali Lagi saya tekankan disini,apapun ilmunya, jika beliau mengatakan hal tersebut bisa dipelajari itu adalah suau kebohongan yang membodohi publik. Kenapa masyarakat kita dengan begitu bodohnya mempercayai dan dengan begitu polosnya dikelabui oleh aksi meninggalkan raga, dan mati lalu bisa hidup kembali, oleh seorang tukang sulap?

Sekali lagi, SANGAT MENGENASKAN!

Setelah menyaksikan acara tersebut saya bersumpah kepada diri saya sendiri untuk tidak lagi menonton sang magician yang dulunya dikenal sebagai seorang ilusionist yang beken dengan kata -  kata “SEMPURNA” nya tersebut, jika dia mengadakan pertunjukkan yang ditayangkan oleh tv.

Kenapa? Karena saya muak, dengan pembodohan yang dilakukannya. Apa yang telah dibangunnya bertahun tahun sebagai seorang illusionist yang handal, hancur seketika dimata saya karena kebodohan yang dilakukannya dengan memberikan sebuah pertunjukan bodoh yang membodohi masyarakat. Sulap bukan seperti itu.

Sulap bukan sihir, dan sulap selamanya adalah trik dalam sebuah pertunjukkan. Seharusnya master magiacian terbesar di Indonesia memberikan teguran bahwa hal tersebut sudah mengarah kepada suatu hal diluar sulap, yaitu lebih mengarah kepada pertunjukan supranatural yang tidak supranatural. Seharusnya anda bisa belajar dari seorang Deddy Corbuzier dalam melakukan suatu atraksi “magic show”.

Mari kita kuliti bagaimana menguji hal-hal yang konon katanya berbau supranatural.
Contoh dalam permainan jailangkung.

Jika ingin mengujinya, dalam permainan jailangkung tersebut, dengan jenis apapun, janganlah ada bantuan tangan manusia, dengan pengertian, biarkanlah benda tersebut bergerak sendiri tanpa ada mediator atau campur tangan manusia. Jika bergerak, dan melakukan aktivitas seperti yang kita inginkan, tentunya benda itu benar -  benar sakti. (Namun sampai kuda gigit jaripun benda tersebut tidak akan pernah bergerak)

Jika ingin menguji apakah benar adanya roh atau arwah yang merasuk ke tubuh mediator, tanyakan berapa isi dompet anda. Atau bagi yang mempunyai tanda pada tubuhnya yang tidak kelihatan karena tertutup baju, tanyakan juga dimana letaknya. Atau jika anda masih penasaran, ambilah silet atau cutter, dan siletlah badannya, jika kesakitan, maka bukan arwah / roh yang merasuk, melainkan rahaya atau rohayu. Jika hal tersebut kelihatan terlalu ekstrim, tanpa diketahui oleh orang yang katanya dirasuk, cobalah tusuk kakinya dengan jarum pentul, jika dia terkaget dan menjerit, maka tentunya semua adalah KEBOHONGAN semata.

Beberapa tv swasta di negara kita getol sekali menayangkan acara berbau mistik yang sebenarnya tidak mistik sama sekali. Para praktisinya pun lebih pantas untuk jadi bintang sinetron ketimbang jadi paranormal atau dukun. Dengan nama yang superantik mereka mengaku sakti, namun sebenarnya tidak sama sekali. Sebut saja namanya : TALI KOLOR, KI PANU, dan MBAH BEJAT. Mereka semua melakukan trik namun bukan hal gaib. Mereka semua melakukan adegan sandiwara bukan realita sungguhan. Melihat penampilan mereka pun tak kalah kerennya dengan selebritis Indonesia itu sendiri.

Di dunia maju, pekerjaan mereka akan sangat tersisihkan, dan mereka akan menjadi sosok miskin karena banyak yang tidak percaya dengan apa yang sebenarnya bisa mereka lakukan. Tapi di Indonesia mereka akan jadi jutawan bahkan milyader karena pekerjaan mereka sangat digandrungi. Orang dengan mudah percaya bahwa mereka benar – benar sakti. Sakti dari Hongkong?

Kebohongan tak bisa selamanya ditutupi. Jika anda adalah salah seorang yang mendapat kesempatan untuk bermain bersama mereka dalam sebuah tayangan, mudah untuk mempermalukan mereka. Jangan mengiyakan apa yang mereka katakan, karena pada hakikatnya apa yang mereka katakan hanya berdasarkan logika, bukan berdasarkan pengetahuan mereka akan hal gaib. Maka banyak dari mereka yang akhirnya latah menggunakan bahasa-bahasa dalam dunia paranormal barat seperti orbs, ectoplasma, residual energi, dan lain sebagainya. Jika mereka memaksakan sugesti mereka, tolak mentah – mentah dengan logika yang anda miliki. Ketika anda dipaksa untuk konsentrasi, disitulah sugesti dari mereka dimasukkan ke dalam pikiran anda.

Dalam kejadian lainnya seperti pengujian nyali di suatu tempat yang angker, sangatlah mudah untuk menguji kebenaran, dan menelanjangi kebohongan yang mereka lakukan terhadap anda. Ketika anda mendengar suatu suara, bayangan atau apapun, segera dekati sumber tersebut. Biasanya para figuran yang sudah berada disana akan segera lari menjauh, karena mereka bisa ketahuan oleh anda. Perhatikan jika anda mendengar suara pada suatu tempat, dekati sumber suara itu, dan perhatikan, suaranya akan diulang berkali – kali dengan jenis suara yang sama, menandakan itu adalah suara manusia yang digunakan hanya untk menakuti anda. (bisa juga hanya rekaman semata)

Lemparlah dengan batu atau apapun itu ke sumber suara atau kesumber penampakan, jika ada yang terluka, anda tentunya sudah bisa menebak, tempat angker jenis apakah yang sebenarnya anda datangi tersebut.

Banyak “ORANG BODOH” yang langsung marah dan tidak sependapat dengan anda, jika anda tidak mengiyakan cerita mistik mereka. Yang lebih ironi, mereka yang bercerita kepada anda pun tidak menyaksikan dengan mata kepala mereka sendiri akan kejadian gaib yang katanya mereka alami. Mereka hanya mendengar dari orang, dipengaruhi orang atau mendapat sugesti semata dari orang lain.

Stasiun TV yang tidak menayangkan acara yang berbau mistik adalah stasiun TV yang benar-benar berwawasan luas dan menginginkan Indonesia menjadi negara maju bukan negara dengan seabrek kegaiban dalam dunia mistik yang sebenarnya tidak mistik tersebut.

Jika sudah begini, KPI lah yang paling berwenang dan andil dalam membangun pandangan suatu bangsa. Apakah bangsa ini akan terus menerus bangga dengan hal yang mistik namun sebenarnya tidak sama sekali? Merek akan mendapat upahnya sendiri di akhirat nanti.

SEMUA TAYANGAN YANG ANDA LIHAT DILAYAR KACA TIDAK HARUS ANDA PERCAYAI.

Karena sesungguhnya semua itu hanyalah sebuah entertainment. Mereka tidak sakti namun mengaku sakti. Mereka sama dengan anda, dan juga saya. Sebagai orang yang katanya mengaku beragama, ujilah segala sesuatu dengan akal budi yang sudah Tuhan berikan kepada masing-masing pribadi manusia. Jangan mudah dipengaruhi oleh suatu hal yang katanya gaib, karena hal gaib adalah sepenuhnya milik Tuhan, dan gaib tidak seperti yang terjadi di acara-acara layar kaca apalagi dalam sebuah film. Jangan membantah, jika anda tidak bisa membantahnya. Jangan membantah jika anda tidak bisa mengujinya. Jika anda berakal budi, ujilah semuanya itu.

Suatu saat anda akan sadar, bahwa semuanya hanya pertunjukan dalam sebuah pertunjukan semata. Tidak ada yang gaib karena memang tidak gaib. Dan tidak ada yang sakti, karena manusia memang tidak sakti. Manusia bisa pandai, namun tidak bisa sakti. Manusia bisa cerdik namun tidak bisa sakti. Kesaktian hanya milik Tuhan Sang Maha Pencipta semata.

Mari menjadi manusia yang cerdas dan beriman teguh, yang tidak dengan mudah diombang ambingkan oleh sebuah penyesatan dari mereka yang mengaku sakti. Mereka hanya sekumpulan orang yang tidak normal, alias abnormal yang merasakan kehadiran sesuatu namun sebenarnya tidak ada kehadiran apapun. Yang merasakan tentang keberadaan sesuatu walaupun sebenarnya tidak ada yang menampakan diri kepada mereka. Mereka adalah manusia yang gemar berhalusinasi, tidak beriman dan pandai mengarang cerita semata, atau yang lebih parahnya mereka adalah penderita Skizofrenia


SADARLAH!
Jadilah PANDAI dan sikapilah dengan bijak.
Karena anda adalah makhluk termulia ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa

KABINET INDONESIA PERIODE 1945 - 2019




1. Kabinet Presidentil                           
Periode : 19 Agustus 1945 – 14 November 1945                   
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)           
Wakil Presiden : Drs. Mohammad Hatta               
               

2. Kabinet Syahrir I                           
Periode : 14 November 1945 – 12 Maret 1946                   
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)           
Wakil Presiden : Drs. Mohammad Hatta               
Perdana Menteri : Sutan Syahrir               
                           
                           
3. Kabinet Syahrir II                           
Periode : 12 Maret 1946 – 2 Oktober 1946                   
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)           
Wakil Presiden : Drs. Mohammad Hatta               
Perdana Menteri : Sutan Syahrir               
                           

4. Kabinet Syahrir III                           
Periode : 12 Maret 1946 – 27 Juni 1947               
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)           
Wakil Presiden : Drs. Mohammad Hatta               
Perdana Menteri : Sutan Syahrir               
                           

5. Kabinet Amir Sjarifuddin I                           
Periode : 3 Juli 1947 – 11 November 1947                   
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)           
Wakil Presiden : Drs. Mohammad Hatta               
Perdana Menteri : Mr. Amir Sjarifuddin               
Wakil Perdana Menteri : Dr. A. K. Gani               
Wakil Perdana Menteri : Setiadjid               
                           
                           
6. Kabinet Amir Sjarifuddin II                           
Periode : 11 November 1947 – 29 Januari 1948               
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)           
Wakil Presiden : Drs. Mohammad Hatta               
Perdana Menteri : Mr. Amir Sjarifuddin               
                           
                           
7. Kabinet Hatta I                           
Periode : 29 Januari 1948 – 4 Agustus 1949                   
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)       
Wakil Presiden : Drs. Mohammad Hatta               
(Pemimpin Pemerintahan Sehari-hari)                       


8. Kabinet Darurat                           
Periode : 19 Desember 1948 – 4 Agustus 1949               
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)           
Wakil Presiden : Drs. Mohammad Hatta               
                           
                           
9. Kabinet Hatta II                           
Periode : 4 Agustus 1949 – 20 Desember 1949 
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)           
Wakil Presiden : Drs. Mohammad Hatta               
Perdana Menteri : Drs. Mohammad Hatta               
Wakil Perdana Menteri : Mr. Sjafruddin Prawiranegara               
                           

10. Kabinet RIS (Republik Indonesia Serikat)
Periode : 20 Desember 1949 – 6 September 1950               
Presiden RIS : Mr. Asaat               
Presiden RI : Ir. Soekarno               
Perdana Menteri : Drs. Mohammad Hatta               
( Sementara merangkap Menteri Luar Negeri )                           

11. Kabinet Susanto / Peralihan
Periode : 20 Desember 1949 – 21 Januari 1950                   
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)           
Wakil Perdana Menter i: Mr. Susanto Tirtoprodjo               
                           
                           
12. Kabinet Halim                           
Periode : 21 Januari 1950 – 6 September 1950                   
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)           
Perdana Menteri : Dr. Halim               
Wakil Perdana Menteri : Abdul Hakim               
( Merangkap Urusan Umum )                           
                           
                           
13. Kabinet Natsir                           
Periode : 6 September 1950 – 27 April 1951               
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)       
Wakil Presiden : Drs. Mohammad Hatta               
Perdana Menteri : M. Natsir               
Wakil Perdana Menteri : Sri Sultan Hamengkubuwono IX               
   
                       
14. Kabinet Sukiman - Suwirjo
Periode : 27 April 1951 – 3 April 1952                   
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)           
Wakil Presiden : Drs. Mohammad Hatta               
Perdana Menteri : Dr. Sukiman W               
Wakil Perdana Menteri : Suwirjo               
                           
                           
15. Kabinet Wilopo                           
Periode : 3 April 1952 – 30 Juli 1953                       
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)       
Wakil Presiden : Drs. Mohammad Hatta               
Perdana Menteri : Mr. Wilopo               
Wakil Perdana Menteri : Prawoto Mangkusasmito               
                           
                           
16. Kabinet Ali Sastroamidjojo I
Periode : 30 Juli 1953 – 12 Agustus 1955                   
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)           
Wakil Presiden : Drs. Mohammad Hatta               
Perdana Menteri : Mr. Ali Sastroamidjojo                
Wakil Perdana Menteri : Mr. Wongsonegoro               
Wakil Perdana Menteri : Zainul Arifin               
                           
                           
17. Kabinet Burhanuddin Harahap
Periode : 12 Agustus 1955 – 24 Maret 1956               
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)           
Wakil Presiden : Drs. Mohammad Hatta               
Perdana Menteri : Mr. Burhanuddin Harahap                
Wakil Perdana Menteri : Mr. R. Djanu Ismadi               
Wakil Perdana Menteri : Harsono Tjokroaminoto               
                           
                           
18. Kabinet Ali Sastroamidjojo II                        
Periode : 24 Maret 1956 – 9 April 1957                   
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)        
Wakil Presiden : Drs. Mohammad Hatta               
(Mengundurkan diri pada tanggal 1 Desember 1956)
Perdana Menteri : Mr. Ali Sastroamidjojo                
Wakil Perdana Menteri : Mr. M. Roem               
Wakil Perdana Menteri : K. H. Idham Chalid               
                           
                           
19. Kabinet Karya                           
Periode : 9 April 1957 – 10 Juli 1959                       
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)       
Perdana Menteri : Ir. H. Djuanda               
Wakil Perdana Menteri I : Mr. Hardi               
Wakil Perdana Menteri II : K. H. Idham Chalid               
Wakil Perdana Menteri III : Dr. J. Leimena               
                           
                           
20. Kabinet Kerja I                           
Periode : 10 Juli 1959 – 18 Februari 1960                   
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)               
Pimpinan Kabinet                           
Perdana Menteri : Presiden / Panglima Tertinggi ABRI
Menteri Pertama : Ir. H. Djuanda               
Wakil Menteri Pertama : Dr. J. Leimena               
                           
                           
21. Kabinet Kerja II                           
Periode : 18 Februari 1960 – 6 Maret 1962               
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)               
Pimpinan Kabinet                           
Perdana Menteri : Presiden / Panglima Tertinggi ABRI
Menteri Pertama : Ir. H. Djuanda               
Wakil Menteri Pertama : Dr. J. Leimena               
Wakil Menteri Pertama : Dr. Subandrio               
                           
                           
22. Kabinet Kerja III                           
Periode : 6 Maret 1962 – 13 November 1963               
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)               
Pimpinan Kabinet                           
Perdana Menteri : Ir. Soekarno                
Menteri Pertama : Ir. H. Djuanda               
Wakil Menteri Pertama I : Dr. J. Leimena               
Wakil Menteri Pertama II : Dr. Subandrio               
                           
                           
23. Kabinet Kerja IV                           
Periode : 13 November 1963 – 27 Agustus 1964                   
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)           
Perdana Menteri : Presiden / Panglima Tertinggi ABRI               

Presidium                           
Wakil Perdana Menteri I : Dr. Subandrio       
Wakil Perdana Menteri II : Dr. J. Leimena           
Wakil Perdana Menteri III : Dr. H. Chaerul Saleh               
                           
                           
24. Kabinet Dwikora I                           
Periode : 27 Agustus 1964 – 28 Maret 1966                   
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)           
Perdana Menteri : Presiden / Panglima Tertinggi ABRI               

Presidium                           
Wakil Perdana Menteri I : Dr. Subandrio               
Wakil Perdana Menteri II : Dr. J. Leimena               
Wakil Perdana Menteri III : Dr. H. Chaerul Saleh               
                           
                           
25. Kabinet Dwikora Yang Disempurnakan
Periode : 28 Maret 1966 – 25 Juli 1966               
Presiden / Panglima Tertinggi / Panglima Besar Revolusi / Mandataris MPR       Perdana Menteri : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)               
                           

26. Kabinet Ampera                           
Periode : 25 Juli 1966 – 17 Oktober 1967               
Presiden : Ir. Soekarno (Presiden RI Ke 1)       
Pimpinan (Perdana Menteri) : Presiden Republik Indonesia           
Pembantu Pimpinan Presidium terdiri dari :                    
( 5 Menteri Utama yang diketuai oleh Menteri Utama Jenderal Soeharto )                           
                           
27. Kabinet Ampera yang Disempurnakan                    
Periode : 17 Oktober 1967 – 6 Juni 1968                   
Pejabat Presiden : Soeharto (Presiden RI Ke 2)          
Pimpinan Kabinet : Presiden RI               
                           
                           
28.Kabinet Pembangunan I                           
Periode : 17 Oktober 1967 – 9 September 1971                   
Presiden : Soeharto (Presiden RI Ke 2)           
Pimpinan Kabinet : Presiden RI               
                           
                           
29.Kabinet Pembangunan I (Resufle)                        
Periode : 9 September 1971 – 28 Maret 1973                   
Presiden : Soeharto (Presiden RI Ke 2)           
Pimpinan Kabinet : Presiden RI               
                           
                           
30.Kabinet Pembangunan II                           
Periode : 28 Maret 1973 – 29 Maret 1978                   
Presiden : Soeharto (Presiden RI Ke 2)           
Wakil Presiden : Sri Sultan Hamengkubuwono IX               
                           
31.Kabinet Pembangunan III                           
Periode : 29 Maret 1978 – 19 Maret 1983                   
Presiden : Soeharto (Presiden RI Ke 2)          
Wakil Presiden : Adam Malik               
                           
                           
32.Kabinet Pembangunan IV                           
Periode : 19 Maret 1983 – 21 Maret 1988                   
Presiden : Soeharto (Presiden RI Ke 2)          
Wakil Presiden : Umar Wirahadikusumah       
                           
               
33.Kabinet Pembangunan V                           
Periode : 21 Maret 1988 – 17 Maret 1993               
Presiden : Soeharto (Presiden RI Ke 2)           
Wakil Presiden : Soedharmono               
                           
                           
34.Kabinet Pembangunan VI                           
Periode : 17 Maret 1993 – 16 Maret 1998                   
Presiden : Soeharto (Presiden RI Ke 2)           
Wakil Presiden : Tri Soetrisno           
                           
           
35.Kabinet Pembangunan VII                           
Periode : 16 Maret 1998 – 21 Mei 1998                    
Presiden : Soeharto (Presiden RI Ke 2)           
Wakil Presiden: Benjamin Jusuf Habibie               
                           
                           
36.Kabinet Reformasi Pembangunan                         
Periode : 23 Mei 1998 – 23 Oktober 1999                   
Presiden : Benjamin Jusuf Habibie (Presiden RI Ke 3)                       
                           

37.Kabinet Persatuan Nasional                       
Periode : 23 Mei 1999 – 9 Agustus 2001                   
Presiden : K.H. Abdurrahman Wahid “Gus Dur” (Presiden RI Ke 4)           
Wakil Presiden : Megawati Sukarnoputri               
                           
                           
38.Kabinet Gotong Royong                           
Periode : 9 Agustus 2001 – 19 Oktober 2004                   
Presiden : Megawati Sukarnoputri (Presiden RI Ke 5)       
Wakil Presiden : Hamzah Haz               
                           
                           
39.Kabinet Indonesia Bersatu                         
Periode : 21 Oktober 2004 – 22 Oktober 2009                   
Presiden : Dr.Susilo Bambang Yudhoyono (Presiden RI Ke 6)            
Wakil Presiden : Muhammad Jusuf Kalla               
                           
                           
40.Kabinet Indonesia Bersatu II                    
Periode : 22 Oktober 2009 – 23 Oktober 2014                   
Presiden : Dr.Susilo Bambang Yudhoyono (Presiden RI Ke 6)           
Wakil Presiden :Boediono               
                           
                           
41.Kabinet Kerja Jokowi - JK                           
Periode : 26 Oktober 2014 – 26 Oktober 2019                   
Presiden : Ir. H. Joko Widodo (Presiden RI Ke 7)               
Wakil Presiden : H. Muhammad Jusuf Kalla               
                           
Kabinet dengan 34 Menteri sebagai pembantu Presiden                           
                            

BY SMILE
23 DESEMBER 2014

PARANORMAL, PRABOWO DAN PENDETA ( P3 )


Liputan6.com, Jakarta - Ada pemandangan berbeda di antara ratusan pendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, yang sedang melakukan aksi dukungannya di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK).


Salah seorang paranormal bernama Eyang Suryo Buwono melakukan ritual doa persis di depan pintu utama Gedung MK. Dalam ritual tersebut, Eyang Suryo membawa senjata khas Jawa Barat yaitu Kujang, patung Kijang Kencana, Wayang Semar, patung Golek Kencana Ibu Bumi, dan tongkat sepanjang kurang lebih 30 cm yang ia sebut Tongkat Lawu Prabu Siliwangi.

"Saya melakukan doa di sini, saya ingin mendoakan Mas Prabowo. Saya sedih melihat kondisi bangsa ini, Mas Prabowo sudah dicurangi," kata Eyang Suryo di Gedung MK, Jakarta, Jumat (25/7/2014) malam.

Pria paruh baya asal Jombang, Jawa Timur ini melakukan hal tersebut atas inisiatif sendiri dan tak dibayar oleh siapa pun. Tujuannya tak lain ingin agar para hakim MK mengabulkan gugatan pasangan Prabowo-Hatta.

"Tujuannya agar MK terbuka hatinya kalau ini ada kecurangan, orang jujur seperti Mas Prabowo telah dicurangi yang seharusnya menang jadi kalah. Jangan ada pembodohan di negeri ini," ujarnya.

Ia mendukung Prabowo karena mengetahui mantan Komandan Jenderal Kopassus tersebut adalah seorang yang jujur.  Ia menambahkan, menurut pandangan gaibnya, jika seluruh Raja Brawijaya dan beserta 9 Wali berada di Gedung MK.

"Mas Prabowo itu jujur, orangnya baik. Ini gaib sudah pada hadir ikut saya di tempat ini (MK). Jangan diabaikan ini," tandas Eyang Suryo.

Sementara itu, Prabowo dan Hatta bersama petinggi partai Koalisi Merah Putih tiba di MK pukul 19.00 WIB. Kubu Prabowo-Hatta tidak terima dengan hasil rekapitulasi perolehan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas Pilpres 2014 karena disinyalir terjadi kecurangan yang masif dan sistematis, sehingga mengakibatkan Prabowo-Hatta kalah.
(Ado) - See more at: http://indonesia-baru.liputan6.com/read/2083557/prabowo-hatta-lapor-mk-paranormal-gelar-ritual-doa#sthash.waN7C3oK.dpuf

* * * * *

Berita diatas adalah berita dari liputan 6.com. Isinya sudah jelas menyebutkan aksi dari paranormal. Sah-sah saja untuk berdoa, dan memohon kepada Tuhan, namun jika dengan ritual, tentunya adalah menyesatkan. Jika berbicara tentang ISLAM, tentu saja itu adalah suatu hal yang musyrik. Sangat tidak pantas jika dilakukan oleh seorang beragama.

Ia menambahkan, menurut pandangan gaibnya, jika seluruh Raja Brawijaya dan beserta 9 Wali berada di Gedung MK.

Kalimat diatas menunjukkan suatu hal yang sangat menyesatkan, karena manusia yang telah meninggal tidak bisa berada di dunia atau berhubungan dengan orang yang masih hidup.

Seorang setelah meninggal : dia menghilang dari kehidupan dunia ini, dan berpindah ke alam akhirat. Dan ruhnya tidak kembali ke keluarganya, dan tidak mengetahui semua keadaan keluarganya. Kabar yang menyebutkan bahwa ruh kembali ke keluarga selama 40 hari adalah khurafat, yang sama sekali tidak memiliki dalil. Demikian pula mayit, dia tidak mengetahui keadaan keluarganya, karena dia tidak ada di tengah-tengah mereka. Mereka sibuk dalam kenikmatan atau adzab. (Fatwa Islam, 13183).

Kembalikan Kepada Dalil!
Prinsip ini jangan sampai lepas dari lubuk hati kita. Apapun yang kita dengar, siapapun yang menyampaikan, kembalikan keterangan itu kepada dalil. Tidak semua keterangan yang disampaikan dai benar adanya. Mereka yang punya dalil, itulah yang menjadi pegangan. Karena informasi tentang syariat, apalagi terkait keyakinan baru boleh kita terima ketika ada dasar pijakannya. Mengingat semua harus dipertanggung jawabkan di hadapan Allah. Sebagaimana yang Allah tegaskan,
وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا
Janganlah kamu mengikuti sesuatu yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. (QS. Al-Isra’: 36).
Semoga Allah menyelamatkan kita dari setiap keyakinan yang menyimpang.

PETIKAN dari SUMBER : DISINI

Jadi perkataan paranormal diatas adalah ngaco balo dan merupakan kata-kata kalap dari orang yang tak mengerti tentang ilmu agama. Serba salah menjadi Prabowo. Jika Beliau mengingatkan kesesatan paranormal tersebut, tentu saja akan melukai hati orang tersebut, padahal orang tersebut adalah pendukungnya, jadi untuk cari aman, ya biarkan saja. Sama halnya ketika seorang paranormal Indonesia tempoe doeloe yang komat-kamit hendak menyantet George Bush, namun yang hendak disantet sehat walafiat sampai sekarang, sungguh mengenaskan.

Sebagai bangsa yang beragama, yang telah diberi akal budi oleh Tuhan Yang Maha Esa, untuk bisa berlogika, sebaiknya membuang jauh-jauh pemikiran bodoh untuk percaya pada semua paranormal yang mengaku sakti namun tidak sakti. Mengakui handal namun hanya bisa berkata bohong, karena semua yang dikatakannya tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, baik didepan manusia, apalagi di depan Tuhan Sang Maha Pencipta. Lagi-lagi segelintir manusia bodoh yang mengaku sakti mencemarkan nama Indonesia, membuat Indonesia malu dengan tingkah laku badut yang bertingkah sebagai orang sakti namun tidak sakti tersebut. Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi KETUHANAN YANG MAHA ESA, untuk itu semua praktek yang tidak sejalan dengan sumber kebenaran dari masing-masing ajaran agama yang ada di Indonesia lebih baik dibumi hanguskan seperti Amerika membumihanguskan Hirosima dan Nagasaki tahun 45 yang yang lalu.

Adalah tindakan bodoh, amoral, menjijikan, dan sangat mengenaskan jika masih ada manusia yang katanya ingin mengabdi untuk rakyat dan berasal dari rakyat menggunakan jasa paranormal untuk membuatnya terpilih. Dimanakah akhlak kita sebagai warga negara yang cinta tanah air dan bangsanya, yang katanya ingin membangun bangsa namun bukan dengan pemikiran dan dedikasinya namun dengan kegaiban yang penuh kebohongan.

Karena membawa nama Wali, lantas kita sebagai bangsa tidak berani menolak semua perbuatan menyesatkan tersebut? Mengambinghitamkan, mengatasnamakan, dengan sembrono, adalah perbuatan orang dungu yang kalap. Seharusnya perbuatan itu dilakukannya dihadapan monyet di hutan, karena monyet tidak akan mengerti sebodoh apapun perbuatan dan perkataaan manusia, sehingga jelas mereka akan acuh tak acuh karena bagi mereka itu bukanlah apa-apa.

Apalagi jika kemungkinan menang dari Pasangan capres nomor urut satu yang hanya 0,001 % tidak bisa terbukti di MK, lalu apa yang akan dilakukan oleh paranormal yang mengaku sakti itu? Bunuh diri karena menanggung malu? Dipotong alat kelaminnya, digantung di Monas?

Sama halnya dengan pendeta yang mengatasnamakan Tuhan dengan mengajak umat untuk berdoa mengucap syukur karena Prabowo terpilih menjadi Presiden RI yang ke 7 periode 2014-2019, yang bisa anda saksikan di bawah ini:



Perbuatan pendeta seperti itu sangat menjijikan dan mengenaskan. Menyedihkan karena mengatasnamakan agama untuk ikut dalam berpolitik. Jika Pendeta tersebut memilih untuk pribadinya sendiri tentulah hal ini menjadi sah-sah saja. Namun jika mengajak jemaat, dan mengangkangi KPU karena berani mengumumkan hasil rekapitulasi suara mendahului KPU, 
perbuatan tersebut adalah sebuah tindakan bodoh yang memalukan dan provokatif yang tidak pantas dilakukan oleh seorang dengan gelar “PENDETA”

Seharusnya Dewan Gereja Indonesia memecatnya menjadi Pendeta karena perbuatannya sangat provokatif dan memalukan jemaat Kristen sendiri. Bergerak menjadi pendukung Calon Capres dengan menanggalkan jubah kependetaannya akan jauh lebih mulia ketimbang mengatasnamakan jabatannya sebagai pendeta. Lalu setelah Jokowi yang terpilih menjadi presiden, maka dengan pengecutnya pendeta itu akan mencari alasan dengan mengatakan lagi bahwa Tuhan berkehendak lain? Bagaimana dengan spanduk besar yang telah dibuatnya? 



Yang berani mengangkangi KPU dalam mengetahui hasil kemenangan dari salah satu calon presiden padahal bukan sebuah lembaga hitung cepat atau QUICK COUNT?

Sungguh mengenaskan bukan?

Indonesia,bangkitlah!
Indonesia, sadarlah!
Semua adalah putra terbaik bangsa………
Untuk apa berebut kekuasaan?
Untuk apa gila kehormatan?
Untuk apa haus kedudukan?

Mari kita bangkit menjadi bangsa yang percaya akan kebesaran Tuhan, bukan percaya kepada paranormal yang mengaku sakti namun tidak sakti. Juga jangan mengikuti pendeta yang mengatasnamakan Tuhan namun sebenarnya mencari hikmat dirinya sendiri.

Mari kita bangkit menjadi bangsa yang ramah, berjiwa besar, dan sederhana,yang tidak gila untuk meng"AKU"kan dirinya, Yang tidak rakus untuk memperkaya dirinya, atau yang tidak haus akan kekuasaaan, kedudukan dan gila kehormatan!

By smile 27 Juli 2014

DAFTAR JUDUL BLOG

SILAHKAN KLIK PADA GAMBAR JIKA INGIN MEMBACA ISI DARI BLOG YANG TERDAPAT DI BAWAH INI

(T)UHAN DAN SOSIAL MEDIA

ACARA SUPRANATURAL SAMPAH

KABINET INDONESIA PERIODE 1945 - 2019

PARANORMAL, PRABOWO DAN PENDETA

SALAM DUA JARI

232 OCCUPATION ( 232 JENIS PEKERJAAN )

APAKAH SETAN ITU ADA?

FENGSHUI dan PERAMAL KANGkung

MENYINGKAP KEBOHONGAN PARA DUKUN

PLAT NOMOR DI INDONESIA

MANUSIA ABAD INI

PSK ( PEKERJA SEX KOMERSIAL )

Cerita Anak Bangsa - EKA SANTI "SEBUAH SEMANGAT JUANG DALAM MENGGAPAI MIMPI"

Cerita Anak Bangsa - DIAH PUJI "KISAH SEBUAH NIAT MULIA"

EYANG KAMPRET : DUKUN CENDIKIAWAN YANG DOYAN KAWIN

EYANG KAMPRET : DUKUN CENDIKIAWAN YANG DOYAN KAWIN

Cerita Anak Bangsa - Abdul Wahid Anwar Saputro "KISAH SEBUAH KETULUSAN"

Cerita Anak Bangsa - Tsabit Dieni Nur H "SEBUAH SEMANGAT JUANG"

Cerita Anak Bangsa - Ermina Wati " BANGGA MENJDI DIRI SENDIRI"

JURI SONTOLOYO ( PEMENANGNYA JUGA SONTOLOYO )

ANAK INDIGO 42 ( VERSI VELLYA DAN CAHYANING THE LAST EPISODE OF INDIGO )

GURU itu : PENGAJAR, BUKAN PENGHAJAR

ANAK INDIGO 41 ( VERSI OSA - GARUT - JAWA BARAT )

ANAK INDIGO 40 ( VERSI RIESHA - SERANG - BANTEN )

ANAK INDIGO 39 ( VERSI VANYA - SUMEDANG -JAWA BARAT )

ANAK INDIGO 38 ( VERSI PUTRI -DKI JAKARTA )

MENYINGKAP MISTERI ILMU KEBAL DAN BARANG BERTUAH ( BAGIAN 2 )

ANAK ANAK DALAM KELAMNYA KEHIDUPAN

ANAK INDIGO 37 ( VERSI NAUFAL RANGKUTI - DKI JAKARTA )

STRUKTUR KETATANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA SEBELUM DAN SESUDAH PERUBAHAN UUD 1945

ANAK INDIGO 36 ( VERSI LEO - SINGKAWANG - PONTIANAK - KALIMANTAN BARAT )

MENYINGKAP MISTERI ILMU KEBAL DAN BATU BERTUAH

Orbs, Ectoplasma dan Vortex

ANAK INDIGO 35 ( VERSI BENI - MALANG - JAWA TIMUR )

ANAK INDIGO 34 ( VERSI NADIA & FANDAM - BANDUNG & SUMEDANG - JAWA BARAT)

KERASUKAN PALSU

PENTINGKAH CERITA MISTERI UNTUK ANAK-ANAK?

ANAK INDIGO 33 ( VERSI RAKA - D.I YOGYAKARTA )

ANAK INDIGO 32 ( VERSI JATHU - SOLO - JAWA TENGAH)

ANAK INDIGO 31 ( VERSI JASMINE - GRESIK - JAWA TIMUR)

INDONESIAN IDOL 2012

APA ITU INDIGO?

ANAK INDIGO 30 ( VERSI NADIA - BANDUNG - JAWA BARAT)

ANAK INDIGO 29 ( VERSI SULISTIYONO "SULIS" - DESA CEPIRING - KAB.KENDAL - JAWA TENGAH)

ANAK INDIGO 28 ( VERSI GEGEH - TEGAL - JAWA TENGAH)

MAKHLUK DUNIA GAIB

KAMUS IDIOM INGGRIS - INDONESIA (BAGIAN3)

ANAK INDIGO 27 ( VERSI INTAN - JAWA TENGAH)

ANAK INDIGO 26 (VERSI VINA - SURABAYA - JAWA TIMUR)

PENDIDIKAN DI INDONESIA PERINGKAT 69 DUNIA

101 OCCUPATION (101 PEKERJAAN)

ANAK INDIGO 25 ( VERSI ANNISA - D I YOGYAKARTA)

ANAK INDIGO 24 (VERSI BAYU - MEDAN - SUMATERA UTARA)

NAMA 34 PROVINSI di INDONESIA PAKAIAN, TARIAN, RUMAH ADAT, SENJATA TRADISIONAL,SUKU, DAN DATA LENGK

ANAK INDIGO 23 (VERSI MELLYSA MATAHARI - MALANG - JATIM)

ANAK INDIGO 22 (VERSI BUNGA ANYELIR "ANYE" - PALEMBANG - SUMSEL)

NAOMI ANGELIA SEA PART2 (TITISAN PENASEHAT KAISAR JEPANG)

ANAK INDIGO 21 (VERSI BERLIANDA ANANTA - PADANG - SUMBAR)

ANAK INDIGO 20 (VERSI SHARLYTA SAPTA EKA W "TATA" - MOJOKERTO - JATENG)

ANAK INDIGO 19 (VERSI DESY CITRA "ECY" - SEMARANG - JATENG)

ANAK INDIGO 18 (VERSI GIBRAN FEBRIANDI - BANDUNG - JAWA BARAT)

ANAK INDIGO 17 (VERSI DODY SETYAJI - DI.YOGYAKARTA)

JARI MAGIC SMILE

ANAK INDIGO 16 (VERSI SHINTA - BALI)

ANAK INDIGO 15 (VERSI BOBY SETIAWAN - TIME TRAVELLER)

ANAK INDIGO 14 (VERSI DERI MULIAN)

ANAK INDIGO 13 (VERSI MUHAMMAD RAFI FADILAH KURNIAWAN)

ANAK INDIGO 12 (VERSI SEPTIANDA & HAMDANY)

TIGA REVOLUSI BESAR DUNIA TAHUN 2011

ANAK INDIGO 11 (VERSI FAISAL DAN HAIKAL "ANAK INDIGO KEMBAR")

KAMUS BAHASA INDONESIA DARI SERAPAN BAHASA ASING

KAMUS IDIOM INGGRIS - INDONESIA (BAGIAN 2)

ANAK INDIGO 10 (VERSI ANNISA SYAWALINA GADIS INDIGO)

BELAJAR PENJUMLAHAN DASAR

ANAK INDIGO 9 (VERSI GRADY KRISANDI - DKI JAKARTA)

ANAK INDIGO 8 (VERSI KELUARGA INDIGO "ZAHRAH" )

ANAK INDIGO 7 (VERSI VIRGINIA FLORENTINA "DEDE" - PLERED - CIREBON - JAWA BARAT)

BELAJAR BAHASA INDONESIA GREETING

ANAK INDIGO 6 (VERSI ANGGUN DEWI PURBASARI)

MENGHAPAL PERKALIAN ITU MUDAH

ANAK INDIGO 5 (VERSI SRI DAREN - TANGERANG)

KAMUS IDIOM INGGRIS - INDONESIA

ANAK INDIGO 3 (VERSI PRANAYA SINANGWIDHI)

ANAK INDIGO 2 (VERSI NAOMI ANGELIA SEA)

ANAK INDIGO

GURU SONTOLOYO

DAFTAR ANAK JENIUS DI DUNIA

ANAK - ANAK TERKASIH

ANAK - ANAKKU